Rabu, 22 Mei 2013

APA SIE YANG DIMAKSUD DENGAN ISO.?

APA SIE YANG DIMAKSUD DENGAN ISO.?

Dalam dunia fotografi, istilah “ISO” mengacu pada kecepatan film atau sensitivitas sensor kamera digital terhadap cahaya.
Pada kamera non digital, Anda harus membeli film dengan ISO tertentu dan menggunakannya sampai habis tanpa bisa mengubah nilai ISO.
Sedang pada kamera digital, setting ISO dapat disesuaikan untuk setiap foto yang diambil.
Memahami konsep ISO dapat membantu Anda mengambil gambar terbaik dalam setiap kondisi pencahayaan.
Standar Selain ISO
ISO merupakan singkatan dari International Organization for Standardization.
Selain ISO, standar lain yang juga umum digunakan adalah ASA atau American Standards Association.
Sedangkan kamera buatan Eropa mungkin menandai standar kecepatan film sebagai DIN (Deutsches Institut für Normung) yang terdiri dari angka dua digit diikuti dengan simbol derajat.
Dalam semua kasus, semakin tinggi angka ISO semakin tinggi pula kecepatan film atau sensor.
Pencahayaan
Pengaturan ISO rendah, seperti 50, menunjukkan bahwa film atau sensor berada dalam mode lambat.
Hal ini berarti diperlukan jumlah cahaya yang banyak untuk membuat eksposur pada film atau sensor. ISO rendah cocok digunakan diluar ruangan dimana terdapat cahaya melimpah.

ISO yang lebih tinggi menunjukkan kecepatan film yang lebih tinggi pula. Film kecepatan tinggi seperti ISO 3200 membutuhkan cahaya jauh lebih sedikit dan bekerja dengan baik dalam cahaya rendah.
Kombinasi ISO dengan Shutter Speed
Pemilihan ISO amat berkaitan dengan pemilihan shutter speed (kecepatan rana).
Pada kamera 35 mm yang dilengkapi dengan lensa bawaan, shutter speed 1/30 detik atau lebih lambat akan membuat gambar terlihat kabur.
Itu sebab, jika hendak mengabadikan momen-momen olahraga, Anda harus memilih film atau mengatur setting pada ISO yang lebih tinggi sehingga gambar yang diambil tidak kabur.
Noise
Keuntungan menggunakan ISO rendah adalah noise yang nampak seperti butiran pada foto kurang terlihat.
Jika pencahayaan memungkinkan, Anda harus menggunakan ISO serendah mungkin untuk mengurangi noise.
Sedangkan ISO tinggi menghasilkan noise yang lebih besar meskipun pada sebagian fotografer hal ini justru dijadikan sebagai efek kreatif.
Kontras
Kontras merupakan pertimbangan lain ketika Anda harus memilih level ISO.
Film kecepatan tinggi atau dengan ISO tinggi akan meningkatkan kontras. Hal ini dianggap menguntungkan dalam suatu kondisi tetapi dianggap merugikan pada kondisi lain.
Jika Anda hendak mengambil gambar yang menangkap banyak detail, gunakan pengaturan ISO rendah apalagi jika ditunjang oleh pencahayaan yang mencukupi.[]

0 komentar:

Poskan Komentar